Pasang Iklan disini

AKB48: Kami Adalah Teman, Bukan Pesaing

0 komentar

AKB48
Para gadis dari AKB48 lebih memilih untuk melihat satu sama lain dalam sisi yang positif - sebagai motivasi satu sama lain bukannya berkompetisi

Jepang-tuned Supercar dan Race Queennya (alias J-Girls) yang menarik biasanya menjadi highlights utama dari acara tahunan Tokyo Auto Salon - tapi tidak di Singapura. 16 member kawaii dari grup girls terbesar di Jepang, AKB48, akan membuat kendaraan modifikasi dan para gadisnya hilang oleh popularitas mereka dengan penampilan yang sangat diharap-harapkan dan penampilannya di acara otomotif ini.

Meskipun tidak ada member utama 'Senbatsu' AKB48 dari satu di antara 16 member grup yang berada di Singapura untuk dua hari pertunjukan ini, tidak adanya member top itupun tidak membuat berkurangnya popularitas kelompok ini di kalangan penggemar. Sebagaimana itu, booming keras chant dari AKB48-fans diserukan atas lagu hit grup ini, 'Heavy Rotation', yang dimainkan sebelum memulai sesi meet and greet mereka kemarin.

Sementara topik berpusat pada kelulusan, pemilu 'Senbatsu' mendatang dan aturan dilarang berpacaran yang terlarang, itu tidak menghentikan kelulusan member dan mantan kapten tim K, Akimoto Sayaka, saat berbagi cerita mengenai harapan untuk masa depan dan harapannya kepada juniornya.

"Saya ingin member lainnya untuk memiliki kemauan untuk menyebarkan nama AKB48 bukan hanya di Jepang tetapi juga ke penjuru belahan dunia lainnya," kata Sayaka melalui seorang penerjemah. "Untuk mempromosikan kelompok ini dan memiliki lebih banyak kegiatan di luar Jepang."

Sebagai member paling senior dari kelompok ini, wanita berusia 24 tahun ini juga berharap untuk melihat gadis-gadis muda melakukan pekerjaan dengan baik di penampilan 'LIVE' besok (hari ini) di Singapura karena "setiap 'konser LIVE' adalah penting bagi kita untuk menangkap hati para audiens kami."

Terlepas dari vote popularitas dari fans, AKB48 juga bekerja pada konsep rotating dan kelulusan. Seorang trainee mungkin harus menunggu saja selama beberapa tahun sebelum akhirnya dapat menjadi member inti ketika member lama meninggalkan grup. Ini adalah pendakian ke atas yang sulit diberikan untuk ukuran kelompok besar mereka ini, tetapi para gadis ini memilih untuk memperlakukan kehadiran masing-masing member sebagai bentuk "motivasi" bukannya "kompetisi".

Sumber: Japanews48

Poskan Komentar

Mohon Maaf, Kami tidak mengaktifkan Comen Fitur "Anymous" jadi mohon menggunakan Akun pribadi anda.
Saran dan Kritik anda juga sangat berharga bagi kami, jadi jangan sungkan-sungkan bertanya.

Radio Streaming