Pasang Iklan disini

Masalah Zombies di dalam mensupport JKT48

0 komentar
Salam 48, Kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang "Zombies".
Seperti yang kita tahu, Zombies (Fans yang terlalu berlebihan) telah menciptakan banyak masalah bagi para penggemar lainnya, para anggota dan bahkan JOT. Member akan didorong, diintimidasi untuk mengambil foto dengan mereka (Zombies), dikejar dalam perjalanan, dll.


Apa Itu Zombies ?
Kagetora menulis: "Saya percaya itu akan sangat membantu jika kita memperlakukan setiap masalah secara terpisah"
Sementara 'zombie' istilah dapat diterapkan untuk semua Kategori penggemar yang mengganggu, ada beberapa kategori dari mereka.
Gerombolan Hordes:- Melaporkan penampakan Zombie: di acara live - lebih mungkin ketika acara terbuka dan bebas, kecil kemungkinannya dalam acara tertutup / terbatas, termasuk di sekitar teater.
- Ancaman potensial terhadap properti dan keamanan fisik dari kedua anggota dan penggemar lainnya.- Bertindak dalam kerumunan, mudah gelisah, dan bersemangat untuk melakukan sebuah kegilaan

Cyber Zombie:- Melaporkan penampakan Zombie: didunia maya - terutama di media sosial: Facebook, Twitter, YouTube, Google+, Dll.- Ancaman potensial terhadap kedamaian psikologis dari kedua anggota dan penggemar lainnya- Melakukan Trashtalking, cyberbully, crybaby, atau apa pun.
kamu dapat menambahkan Kategori atau bagian kategori lainnya ke dalam daftar diatas.
Contoh CyberZombies:
1. ketika Gavin MJ menang di ajang Dahsyat Award, ada beberapa laporan serangan terhadap akun GavinMJ di media sosial.
2. Beredarnya foto para member dengan teman mereka di dunia Maya. Lebih baik jangan dibesar-besarkan masalah itu, anggap saja itu hanya temannya saja. 
2. Dan yang terbaru munculnya IG Pria pertama di Indonesia AKM29, baru saja mereka Launching sudah ada Haters yang menganggap AKM29 memplagiati JKT48. Seharusnya Fans JKT48 juga menghormati mereka, kan bagus ada IG indonesia yang terinspirasi dari JKT48. Jangan dianggap berlebihan lah :)

Mari kita bersikap adil di sini. Di ibaratkan Ketika dua tim sepak bola saling berhadapan dalam sebuah pertandingan, Apakah  pendukung mereka diizinkan untuk memasuki lapangan? Apakah benar pendukung kedua tim harus saling serang menyerang untuk menunjukkan bahwa tim merekalah yang terbaik?


Sub kategori CyberZombie -> CyberZombie yang Cerdik

* bisa berbahasa Inggris lebih baik daripada yang kurang cerdik
* mungkin memiliki akun di Tumblr
* sebagian besar adalah admin di Fanspage Facebook
* bisa menggunakan photoshop (Memanipulasi Foto)


beberapa orang telah diadili dan dimarahi, dengan mengatakan bahwa itu tidak benar. Tapi zombie yang mengatakan hal-hal seperti "sombong", "Suka memerintah" dan semacamnya. Saya pikir bahwa mereka hanya ingin para fans atau penggemar lain menghormatinya.


Satu-satunya masalah adalah reaksi atas perilaku mereka yang berlebihan.

Mereka menganggap Oshi mereka sebagai pacar mereka. Ketika laki-laki yang bertindak sebagai tuan rumah (Teman Oshi) atau musisi laki-laki yang teman-teman mereka "merayu" mereka atau sengaja memeluk mereka untuk menggoda para fans, para fans akan menganggapnya serius dengan menyebutkan bahwa orang tersebut beruntung sementara mereka tidak lalu secara tiba-tiba mereka menyerang akun jejaring sosial Laki-laki tersebut.

Lihat saja yang terbaru, ketika seseorang menyebarkan gosip tentang Bastian Cowboy Junior yang mengaku suka Cindy Gulla (Belum tentu benar). Ada banyak fans yang Mention ke twitter-nya Bastian dan menghujatnya dengan kata-kata pedas akibat Provokasi Zombies.


Perilaku Umum Zombies:
1. Zombies adalah penggemar tingkat Primitif
- Dengan demikian, penggemar akan berevolusi menjadi Zombies suatu saat.
- Hal ini lebih mungkin untuk istilah para fans yang menunjukkan gejala perilaku zombie seperti kecanduan, terobsesi, dan sakit hati terhadap Idolanya.
- Kita semua mewarisi beberapa DNA zombie. Misalnya, terlalu berlebihan terhadap sesuatu yang dirasa belum benar asal-usulnya.

 Tapi setidaknya kita bisa mengontrol tingkat kegilaan tersebut.
  
2. Kurangnya kesadaran diri dari Zombies
- Ini adalah cara dasar mereka: untuk mendapatkan sesuatu yang mereka tidak miliki, tanpa membayar harga yang tepat.
- Mungkin itu menjelaskan mengapa sebagian penampakan Zombie dilaporkan dalam acara live gratis, atau apa pun dengan anggaran rendah dan kurangnya pembatasan. Contohnya, sewaktu JKT48 perform di Dahsyat dikabarkan ada beberapa Fans JKT48
yang memanjat Pagar dan merusak berbagai Fasilitas lainnya.

Contoh perilaku Zombie:

1. Ketika Beby sedang menyapa fans di twitter dan zombie menjawab "Sok Rama"
2. Beberapa fans telah berjanji untuk menjadi penyelamat/pembasmi Zombies pada awalnya, mereka berjanji untuk menghancurkan zombie atau apapun itu. tapi mereka akhirnya menjadi salah satu dari mereka (Zombie).
3. Banyak foto editan yang terbilang mengandung unsur Pornografi di beberapa Fanspage JKT48 yang di Share di Beranda Facebook. Andai kata bisa saja memancing amarah para Fans JKT48 yang lain.
4. Ada seorang teman saya yang pergi ke theater, seorang Pria berteriak terlalu keras disampingnya, Teman saya mencoba untuk menegur Pria itu untuk mengecilkan suaranya tapi malah teman saya yang dimarahi oleh pria tersebut.

Walau menyinggung, tetap jangan disampaikan
 
 Mungkin sedikit yang bisa saya jelaskan tentang "Zombie, maaf kalo kalimatnya agak kurang jelas soalnya saya sedikit Copas dari Forum Stage48.Net (Translete Google -_-) tapi sedikit saya sunting.

Sudah selayaknya kita sebagai Fans mensupport Idola kita sebagaimana mestinya, tapi jangan terlalu berlebihan. Misalnya membandingkan JKT48 dengan Musisi-musisi lain. Ingat, mereka juga bebas berkarya untuk kemajuan musik Indonesia juga tentunya. Biarlah publik yang menilai itu semua.

Sekian dari saya, ~ Wassalam. WR. WB ~

 



Poskan Komentar

Mohon Maaf, Kami tidak mengaktifkan Comen Fitur "Anymous" jadi mohon menggunakan Akun pribadi anda.
Saran dan Kritik anda juga sangat berharga bagi kami, jadi jangan sungkan-sungkan bertanya.

Radio Streaming